Bogor,— LMPNews.Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Bogor memfasilitasi mediasi antara perwakilan ormas Laskar Merah Putih (LMP) Cabang Kabupaten Bekasi dan pihak pengelola parkir Pasar Parung, menyusul insiden yang sempat viral di media sosial.
Rekaman CCTV yang beredar sebelumnya memperlihatkan keributan di area Pasar Parung, Kabupaten Bogor, pada Senin dini hari (28/10/2025). Dalam video itu tampak sejumlah orang terlibat adu mulut hingga suasana memanas.
Menurut keterangan Sekretaris Mada Jabar, Hera, kepada Komdigi Mabes LMP, Kamis (30/10/2025), peristiwa tersebut bermula ketika rombongan LMP Bekasi tengah dalam perjalanan menuju acara peringatan HUT LMP di Rumpin, Bogor.
“Rombongan berangkat sekitar pukul 02.00 WIB dari sekretariat Marcab Kabupaten Bekasi dengan 19 kendaraan. Sekitar pukul 04.00 pagi mereka tanpa sengaja masuk ke area Pasar Parung karena mengikuti petunjuk arah dari aplikasi Google Maps,” ujar Hera.

Saat akan keluar dari area pasar, rombongan berhenti di portal parkir. Beberapa kendaraan di depan dikenai tarif Rp4.000. Namun, lima mobil terakhir termasuk kendaraan jenis elf diminta membayar Rp10.000. Upaya negosiasi sempat dilakukan, tetapi adu mulut tak terhindarkan.
“Bahasanya dari petugas parkir itu memancing emosi, akhirnya terjadi cekcok hingga terekam CCTV,” jelasnya.
Setelah insiden tersebut, rombongan LMP melanjutkan perjalanan menuju Rumpin untuk menghadiri acara.
Ketua Kamarcab Bekasi, Eko Triyanto, menyampaikan bahwa tahap mediasi sudah dilakukan di Polres Kabupaten Bogor pada 28 Oktober 2025.
“Pihak pelapor meminta waktu hingga Jumat ini untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan,” kata Eko.
Polres Bogor memastikan situasi di Pasar Parung kini kondusif. Aparat juga mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh potongan video yang beredar tanpa konteks lengkap.**









Tinggalkan Balasan