Srikandi Srikandi Laskar Merah Putih (LMP) Menjaga Nyala, Merawat Bangsa: Refleksi Merah Putih di Taman Proklamasi


Jakarta, – Lmpnews. Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, semangat perjuangan kembali dinyalakan di Taman Proklamasi, Jakarta. Badan Pengurus dan kader Laskar Merah Putih (LMP) di bawah komando H.M. Arsyad Cannu, bersama Srikandi LMP, menggelar Refleksi Merah Putih bertajuk “Srikandi Indonesia: Menjaga Nyala, Merawat Bangsa”, Sabtu malam (15/8/2026).

Bukan sekadar seremoni menyambut hari kemerdekaan, kegiatan tersebut menjadi ruang perjumpaan lintas generasi. Para perempuan pejuang masa lalu bertemu dengan generasi penerus dalam satu suasana penuh haru, mengenang pengorbanan sekaligus meneguhkan kembali komitmen untuk menjaga Indonesia.

Refleksi tersebut dihadiri Ketua Srikandi LMP Karina Icha, Ketua Dewan Pembina Srikandi LMP sekaligus anggota DPD RI Maya Rumantir, para Srikandi Veteran, serta ratusan anggota Srikandi LMP.

Di hadapan peserta, Karina Icha menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah, melainkan buah dari perjuangan panjang yang dibayar dengan pengorbanan tenaga, pikiran, harta, bahkan nyawa para pendahulu bangsa.

«“Refleksi ini kami persembahkan sebagai ungkapan terima kasih kepada para pejuang yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan nyawa demi tegaknya Indonesia. Semangat mereka harus terus hidup di hati generasi penerus,” ujarnya.»

Menurut Karina, penghormatan kepada para veteran tidak cukup hanya dilakukan melalui upacara atau mengenang sejarah. Nilai perjuangan harus diterjemahkan menjadi pengabdian nyata di tengah masyarakat.

Kehadiran para Srikandi Veteran, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah Indonesia. Karena itu, generasi perempuan masa kini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan semangat tersebut melalui pengabdian, integritas, solidaritas, dan kepedulian sosial.

«“Kami Srikandi Laskar Merah Putih juga ingin menunjukkan komitmennya untuk tetap hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat rasa cinta Tanah Air,” katanya.»

Menjaga Persatuan Menuju Indonesia Emas

Sementara itu, Dewan Penasihat Srikandi LMP, Maya Rumantir, mengingatkan bahwa kemerdekaan harus menjadi energi untuk memperkuat persatuan bangsa.

Menurutnya, Indonesia menghadapi tantangan yang terus berubah. Karena itu, semangat perjuangan para pendahulu harus menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk mengisi kemerdekaan dengan karya dan pengabdian.

«“Semangat para pendahulu dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam membangun Indonesia menuju cita-cita Indonesia Emas,” tegas Maya.»

Pesan tersebut terasa semakin kuat karena disampaikan di Taman Proklamasi, tempat yang memiliki makna historis bagi perjalanan kemerdekaan Indonesia. Di lokasi itu, peserta refleksi seolah diajak kembali menengok perjalanan bangsa dari masa perjuangan menuju Indonesia yang merdeka.

Kisah Srikandi Veteran Menggetarkan Suasana

Suasana haru semakin terasa ketika Murtinah S., perwakilan Srikandi Veteran yang pernah bertugas dalam Peristiwa Konfrontasi Indonesia-Malaysia pada 1964, membagikan pengalaman pengabdiannya sebagai penerjun wanita.

Di usia yang telah melewati delapan dekade, Murtinah masih membawa semangat perjuangan yang sama. Kisahnya menjadi pengingat bahwa perempuan Indonesia pernah mengambil bagian secara langsung dalam mempertahankan kepentingan dan kedaulatan bangsa.

Dengan suara penuh keteguhan, ia menitipkan pesan kepada generasi muda agar tidak berhenti melanjutkan perjuangan.

«“Usia kami rata-rata sudah di atas 80 tahun. Kami berharap anak-anak muda terus melanjutkan perjuangan agar Indonesia semakin maju,” tuturnya.»

Pesan sederhana tersebut seakan menjadi jembatan antara masa lalu dan masa depan. Para veteran telah melewati zamannya dengan pengabdian, sementara generasi muda kini memiliki tugas untuk menentukan ke mana Indonesia akan dibawa.

Obor Merah Putih, Simbol Api Perjuangan

Rangkaian Refleksi Merah Putih kemudian ditutup dengan penyalaan obor penghormatan kepada para veteran.

Nyala api itu menjadi simbol bahwa perjuangan tidak boleh padam. Jika generasi terdahulu berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan, maka generasi hari ini memiliki tugas untuk menjaga persatuan, merawat kebinekaan, membangun kepedulian sosial, serta mengisi kemerdekaan dengan karya.

Dari Taman Proklamasi, Srikandi LMP mengirimkan pesan bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang masa lalu. Kemerdekaan adalah tentang bagaimana setiap generasi menjaga api perjuangan agar tetap menyala.

Srikandi Laskar Merah Putih (LMP) menjaga nyala, merawat bangsa sebab merah putih bukan hanya warna bendera, tetapi juga amanah sejarah yang harus terus hidup dalam tindakan dan pengabdian.**


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *